Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Ajak Pelajar Kejar Cita-cita dan Jauhi Kenakalan Remaja

Aceh Tenggara - detiknewsatjeh// Pesan tentang masa depan dan pentingnya menjaga diri disampaikan Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara AKP Budi Trapsilo kepada para pelajar SMP Negeri 3 Kutacane. Ia mengajak siswa berani bermimpi besar, rajin belajar, disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan.

Pesan tersebut disampaikan AKP Budi saat menjadi Pembina Upacara dalam kegiatan Saweu Sekolah di SMP Negeri 3 Kutacane, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (14/9/2026).

Di hadapan para siswa dan dewan guru, AKP Budi tidak sekadar berbicara mengenai pelajaran di ruang kelas. Ia mengingatkan bahwa masa sekolah merupakan salah satu fase penting dalam menentukan arah kehidupan seorang anak.

Menurutnya, prestasi akademik memang penting, namun keberhasilan seorang pelajar tidak cukup hanya diukur dari nilai di atas kertas. Sikap, kedisiplinan, keberanian bermimpi, serta kemampuan memilih lingkungan pergaulan juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan.

"Kejar cita-cita setinggi mungkin. Tanamkan dalam diri bahwa kalian bisa menjadi apa yang kalian impikan. Jaga disiplin, hormati guru dan orang tua, serta jangan biarkan pergaulan menghambat masa depan kalian," pesan AKP Budi kepada para siswa.

Ia mendorong para pelajar agar tidak takut memiliki cita-cita besar. Sebab, menurutnya, setiap impian membutuhkan proses dan kerja keras sejak dini.

Para siswa pun diingatkan untuk memanfaatkan waktu sekolah sebaik mungkin. Belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai guru, mendengarkan nasihat orang tua, dan membangun kebiasaan disiplin dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.

Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Bullying

Dalam kesempatan tersebut, AKP Budi juga memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Narkoba menjadi salah satu hal yang ditekankan agar benar-benar dijauhi. Para siswa diminta tidak mencoba-coba barang terlarang tersebut maupun mengikuti ajakan lingkungan yang dapat membawa mereka ke dalam masalah.

Selain narkoba, pelajar juga diingatkan mengenai bahaya bullying, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja.

AKP Budi mengajak siswa untuk lebih selektif dalam memilih teman. Menurutnya, lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Karena itu, para pelajar diminta berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Masa remaja, lanjutnya, seharusnya diisi dengan kegiatan positif yang dapat mengembangkan kemampuan dan prestasi, bukan dengan tindakan yang justru berujung pada persoalan hukum ataupun mengganggu masa depan.

Pesan itu menjadi bagian penting dari kegiatan Saweu Sekolah yang dilakukan Polres Aceh Tenggara. Kehadiran polisi di lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi sarana menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara Polri dengan generasi muda.

Polri Dekat dengan Pelajar

Program Saweu Sekolah menjadi salah satu upaya Polres Aceh Tenggara untuk membangun komunikasi positif dengan kalangan pelajar dan lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, polisi hadir langsung di tengah-tengah siswa untuk menyampaikan pesan-pesan pembinaan secara lebih dekat dan terbuka.

Pendekatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya menjaga diri, menghormati sesama, serta bertanggung jawab terhadap pilihan dan perilaku mereka.

Para siswa juga diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan pergaulan.

Bagi Polres Aceh Tenggara, pembentukan karakter generasi muda merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Pelajar yang memiliki cita-cita, disiplin, serta mampu menjauhi perilaku negatif diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Dari lingkungan sekolah itulah masa depan dipersiapkan. Karena itu, pesan sederhana yang disampaikan AKP Budi kepada para siswa menjadi pengingat bahwa mengejar cita-cita bukan hanya soal bermimpi, tetapi juga tentang disiplin, keberanian memilih jalan yang benar, dan konsisten menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Polres Aceh Tenggara berharap kehadiran Polri di sekolah dapat terus memperkuat kedekatan dengan generasi muda. Para pelajar pun diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berkarakter, berprestasi, serta mampu membanggakan keluarga dan daerahnya.
Lebih baru Lebih lama