Safari Subuh di Aceh Tenggara, Kapolres dan Forkopimda Turun Langsung Dengarkan Curhat Warga

ACEH TENGGARA – detiknewsatjeh// Suasana pagi di Masjid Baitul Huda, Desa Trutung Pidi, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, terasa berbeda pada Rabu, 2 September 2026. Sebelum aktivitas masyarakat dimulai, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., hadir di tengah masyarakat untuk melaksanakan Safari Subuh.

Kegiatan tersebut diawali dengan salat Subuh berjamaah. Kapolres bersama unsur Forkopimda dan masyarakat setempat tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat. Kehadiran para pejabat daerah di masjid bukan sekadar menjalankan agenda, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan dan komunikasi secara langsung dengan warga.

Usai salat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan Jumat Curhat, sebuah ruang dialog yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun masukan secara langsung kepada jajaran kepolisian dan unsur pemerintah daerah.

Dalam suasana yang berlangsung santai dan penuh keakraban, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan tempat tinggal mereka.

Bagi jajaran Polres Aceh Tenggara, pertemuan semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat untuk mendengar langsung apa yang menjadi perhatian warga.

Dialog yang berlangsung di lingkungan masjid itu sekaligus memperlihatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan. Sebab, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Selain membangun komunikasi, kepedulian terhadap rumah ibadah juga menjadi bagian dari kegiatan Safari Subuh tersebut. Tim Safari Subuh menyerahkan bantuan berupa sejumlah alat kebersihan dan Al-Qur’an kepada pihak Masjid Baitul Huda.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengurus masjid dan masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan rumah ibadah. Sementara Al-Qur’an yang diserahkan diharapkan dapat menunjang kegiatan keagamaan dan semakin menumbuhkan semangat masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran Forkopimda di tengah masyarakat juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.

Melalui silaturahmi yang dibangun secara rutin, berbagai persoalan di tingkat masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo mengatakan, Safari Subuh dan Jumat Curhat merupakan salah satu sarana untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung dengan masyarakat sangat penting. Dengan bertemu dan berdialog, jajaran kepolisian dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi keamanan dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan berbagai informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kepedulian masyarakat dan komunikasi yang terbuka dengan aparat akan menjadi salah satu kekuatan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Kapolres berharap hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang selama ini telah terjalin dapat terus diperkuat. Kebersamaan tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai persoalan sosial dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

Safari Subuh yang kemudian dilanjutkan dengan Jumat Curhat ini pun tidak hanya menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga daerah.

Dari masjid, pesan tentang pentingnya menjaga keamanan dan kerukunan kembali ditegaskan. Sebab, keamanan bukan semata-mata hadir karena adanya aparat, tetapi tumbuh dari kepedulian, komunikasi, dan kesadaran bersama.

Dengan terus mendekatkan diri kepada masyarakat, jajaran Polres Aceh Tenggara bersama Forkopimda berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis. Masyarakat pun diharapkan merasa lebih dekat dengan aparat, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat disampaikan dan ditangani melalui komunikasi serta kerja sama yang baik.

Safari Subuh dan Jumat Curhat di Masjid Baitul Huda menjadi salah satu gambaran bahwa membangun keamanan juga dapat dimulai dari hal sederhana: duduk bersama, beribadah bersama, mendengarkan satu sama lain, dan menjaga silaturahmi.

Semangat kebersamaan itulah yang terus didorong agar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh Tenggara, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.
Lebih baru Lebih lama