![]() |
| Foto : Bupati Salim Fakhry bersama Ketua MAA Aceh Tenggara Kasri Sekian, Plh Kepala Dinas Pangan Drh. Karnodi Selian, M.MA, serta sejumlah pejabat dan staf |
Kutacane – DetikNewsAtjeh
Perubahan drastis di lingkungan Kantor Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tenggara mendapat perhatian langsung dari Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry. Kantor yang sebelumnya dikenal kumuh, minim perawatan, dan terkesan mati aktivitas kini berubah menjadi lingkungan kerja yang bersih, hijau, tertata, dan hidup.
Perubahan itu terlihat saat Bupati melakukan peninjauan langsung ke kantor tersebut, Jumat (8/5/2026), didampingi Ketua MAA Aceh Tenggara Kasri Sekian, Plh Kepala Dinas Pangan Drh. Karnodi Selian, M.MA, serta sejumlah pejabat dan staf.
Sejak memasuki halaman kantor, suasana berbeda langsung terasa. Pekarangan yang sebelumnya kosong kini dipenuhi tanaman hias, bunga tertata rapi, hingga demplot tanaman buah dan sayuran. Para ASN dan tenaga honorer tampak aktif bergotong royong membersihkan lingkungan serta membenahi fasilitas kantor.
“Ternyata Benar Adanya”
Bupati Salim Fakhry mengaku sengaja turun langsung setelah menerima banyak laporan positif dari masyarakat, media sosial, LSM, hingga wartawan mengenai perubahan di Dinas Pangan.
“Kedatangan saya ini berangkat dari banyaknya informasi yang masuk lewat media sosial serta pujian dari rekan-rekan LSM dan wartawan. Setelah kita cek langsung ke lapangan, ternyata benar adanya,” ujar Salim Fakhry.
Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar soal kebersihan fisik, tetapi juga mencerminkan meningkatnya semangat kerja dan kekompakan internal pegawai.
Ia menilai suasana kerja yang bersih dan tertata mampu membangun energi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Aula Terbengkalai Kini Difungsikan Lagi
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga meninjau aula pertemuan kantor yang sebelumnya disebut dalam kondisi memprihatinkan. Kini ruangan itu telah dibersihkan, ditata ulang, dan mulai digunakan kembali untuk kegiatan kedinasan.
Bagi Salim Fakhry, perubahan di Dinas Pangan menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi tidak selalu harus dimulai dari proyek besar, melainkan dari disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan kerja.
“Kunci utamanya adalah kekompakan. Kalau kompak, semua urusan akan berjalan lancar,” tegasnya.
Sinyal Dukungan untuk Karnodi Selian
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada Plh Kepala Dinas Pangan, Drh. Karnodi Selian, yang dinilai berhasil membangun semangat kebersamaan di internal dinas.
Bahkan, Salim Fakhry mengungkapkan bahwa Karnodi direncanakan akan dilantik menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas pada Senin mendatang.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan internal dan peningkatan disiplin kerja mendapat perhatian serius dari pimpinan daerah.
Dinas Strategis, Ketahanan Pangan Jadi Prioritas
Bupati menegaskan Dinas Pangan merupakan salah satu OPD strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, penguatan sektor pangan juga sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kalau kinerjanya bagus, tentu akan kita dukung dengan baik pula,” tandasnya.
Ia memastikan Pemkab Aceh Tenggara akan terus mendorong kolaborasi dengan Bulog dan pihak terkait lainnya untuk memperkuat program ketahanan pangan di daerah.
Di akhir kunjungan, Bupati bersama seluruh pegawai sempat berfoto di depan papan nama kantor yang sebelumnya kusam dan kini telah dicat ulang dengan tampilan lebih representatif.
Momen itu menjadi simbol perubahan wajah baru Dinas Pangan Aceh Tenggara—dari kantor yang sempat dipandang kumuh menjadi contoh semangat pembenahan birokrasi dan pelayanan publik yang lebih profesional.




