Notification

×

Kode Iklan Disini

Kode Iklan Disini

Viewer

Tag Terpopuler

Wacana Provinsi ALA Dinilai Belum Urgen, Pemuda Aceh Tenggara Ajak Fokus Bangun Aceh Bersama

Sabtu, 12 April 2025 | Sabtu, April 12, 2025 WIB Last Updated 2025-04-12T03:46:22Z
Foto : Tokoh Pemuda Kabupaten Aceh Tenggara, Pajri Gegoh Selian dan Awaluddin Pelis

Kutacane || detiknewsatjeh.my.id
Wacana pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali mencuat, namun sejumlah pemuda Aceh Tenggara  menilai langkah ini belum tepat untuk direalisasikan. Selain masih minim kajian, secara ekonomi wilayah yang diusulkan masuk dalam ALA masih bergantung pada anggaran dari Pemerintah Aceh.

Tokoh Pemuda  Kabupaten Aceh Tenggara, Pajri Gegoh Selian menegaskan bahwa pembentukan Provinsi ALA membutuhkan kesiapan yang matang, baik dari sisi administratif, ekonomi, hingga sosial. Ia menyoroti bahwa sejauh ini, daerah-daerah calon ALA masih disokong oleh Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan APBA.

“Kalau bicara realitas, kita mendukung pemekaran namun hari ini  belum saatnya untuk di kampayekan karena  pemerintah pusat saat ini masih memberlakukan moratorium pemekaran daerah otonomi baru. Artinya, semua rencana pembentukan daerah baru masih dibekukan sampai ada keputusan resmi pencabutan moratorium.

“Daripada sibuk bicara pemekaran yang belum tentu terjadi, lebih baik kita fokus membangun Aceh bersama-sama. Koordinasi dan kolaborasi adalah kunci. Kita semua ingin Aceh sejahtera tanpa pandang wilayah,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh pemuda Aceh Tenggara, Awaluddin Pelis Menurutnya, saat ini masyarakat perlu mengesampingkan kepentingan sektoral dan bersatu mendukung pembangunan Aceh.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah sinergi. Jangan terpecah hanya karena ambisi pembentukan provinsi baru yang belum punya dasar kuat. Kita harus bersama-sama dorong kemajuan Aceh yang merata, Saat ini yang terpenting  Kedepan sama-sama kita dorong  pemerintah Aceh agar melaksanakan pemerataan pembangunan Aceh  khusus di Aceh wilayah tengah. Tegas, Awaluddin 

Para tokoh ini berharap masyarakat tidak terjebak dalam wacana pemekaran yang belum memiliki legitimasi dan kesiapan. Justru saat ini adalah momen penting untuk memperkuat persatuan, membangun ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur di seluruh Aceh secara inklusif. [Ady]

Kode Iklan Disini

VIDEO NEWS

×
DETIKNEWS Update
               
         
close