![]() |
| Foto: Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.Si bersama Tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah |
DetikNewsAtjeh - Gayo Lues, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kembali menerima bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut berasal dari Korpri Jawa Tengah yang disalurkan melalui Korpri Provinsi Aceh hingga ke Kabupaten Gayo Lues.
Bupati Gayo Lues menyampaikan bahwa Kabupaten Gayo Lues menerima bantuan sebesar Rp1 miliar.
π Diserahkan Saat Kunjungan Kerja di Banda Aceh
Saat itu Bupati Gayo Lues sedang berada di Banda Aceh dalam rangka menghadiri rangkaian kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah ke Provinsi Aceh.
Menurut Bupati, agenda utama kegiatan tersebut adalah memperkuat kerja sama antar daerah yang ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Ini momentum penting untuk mempererat sinergi antar pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan,” ujarnya.
π Kerja Sama Klaten dan Gayo Lues
Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Klaten dengan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.
Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pengembangan potensi unggulan daerah, antara lain:
- Pariwisata dan budaya
- Perindustrian
- Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
- Pertanian dan perkebunan
Kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan keserasian pembangunan antar daerah, mengoptimalkan sumber daya, mempromosikan potensi unggulan, serta meningkatkan nilai ekonomi produk daerah.
π° Bantuan untuk Pemulihan Pascabencana
Bupati Suhaidi juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima Gayo Lues.
“Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Gayo Lues turut menerima sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Kabupaten Klaten,” katanya.
Dana tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan masyarakat terdampak banjir dan longsor di Gayo Lues.
π Ditutup dengan Pertukaran Cinderamata
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat dan cinderamata sebagai simbol terjalinnya hubungan harmonis serta komitmen kerja sama antar daerah.
Langkah ini diharapkan menjadi awal kolaborasi jangka panjang yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat kedua wilayah. [Red]

