Notification

×

Kode Iklan Disini

Kode Iklan Disini

Viewer

Tag Terpopuler

Banjir Aceh: 3.082 Mahasiswa UNSAM Belum Tersentuh Bantuan, Pihak Kampus Ajukan Penambahan Kuota

Jumat, 13 Maret 2026 | Jumat, Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T23:09:08Z
LANGSA – DETIKNEWSATJEH
Universitas Samudra (Unsam) Langsa ditunjuk sebagai salah satu dari tujuh perguruan tinggi di Aceh yang berperan sebagai kampus posko dalam penanganan bencana banjir dan longsor, Kamis (11/3/2026). Peran ini mencakup pemetaan kebutuhan mendesak, distribusi logistik, layanan kesehatan dan psikososial, penyediaan prasarana darurat, mobilisasi relawan mahasiswa, serta koordinasi dengan pihak terkait agar bantuan disalurkan tepat sasaran kepada mahasiswa dan masyarakat terdampak.
 

Mahasiswa terdampak banjir di Sumatra, termasuk di Aceh, berhak mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp1,25 juta per bulan selama tiga bulan untuk mahasiswa terdampak.
 
Ketua Tim Bidang Kemahasiswaan. Indra Kelana dalam konfirmasi dengan media membenarkan adanya bantuan tiga bulan untuk mahasiswa terdampak. "Memang benar ada bantuan untuk mahasiswa yang berdampak dan bantuannya untuk tiga bulan. Dan untuk pendaftarannya sudah dimulai pada tanggal 4 Desember 2025 melalui link yang disediakan oleh pihak Universitas Samudra Langsa," ungkapnya.
 
Lebih lanjut, Indra menyampaikan bahwa pendaftaran telah ditutup dan bantuan sudah tersalurkan kepada mahasiswa penerima melalui Bank Syariah Nasional
. Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua mahasiswa terdampak mendapatkan bantuan tersebut,


Namun jangan berkecil hati Pihak Unsam juga sudah membuat permohonan penambahan jumlah kuota bantuan/ penambahan Alokasi bantuan, Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra, memberikan dampak langsung terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat setempat, termasuk orang tua dan mahasiswa Universitas Samudra.
 
Berdasarkan surat permohonan 
Nomor :854/DSTIUN54 IKM 01.00/2026 Tanggal 02 Maret 2026 Pihak Universitas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan bantuan yang telah diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kepada mahasiswa terdampak. Namun, berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan Universitas Samudra, jumlah mahasiswa yang terdampak banjir dan memenuhi kriteria penerima bantuan masih melebihi kuota yang telah dialokasikan.
 
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan mahasiswa karena masih terdapat mereka yang secara faktual terdampak namun belum dapat terakomodasi dalam skema bantuan tersebut. Data sementara yang dihimpun menunjukkan:
 
1. Jumlah mahasiswa terdampak yang telah diverifikasi: 4.656 orang
2. Kuota bantuan yang telah diberikan: 1.574 orang
3. Selisih mahasiswa terdampak yang belum terakomodasi: 3.082 orang
 
Mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga mahasiswa yang sebagian besar mengalami penurunan pendapatan akibat bencana, pihak Universitas Samudra memohon kepada Bapak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mempertimbangkan penambahan kuota bantuan bagi mahasiswa terdampak banjir di Aceh, khususnya bagi mahasiswa Universitas Samudra yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

Bantuan biaya hidup sebesar Rp1,25 juta per bulan selama tiga bulan untuk mahasiswa terdampak banjir di Sumatra, termasuk di Aceh, bersumber anggaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek),

 
Selain itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) juga terlibat dalam respons pascabencana, termasuk dalam hal pendataan dampak dan dukungan pendidikan bagi mahasiswa terdampak.
 ( AR)

Kode Iklan Disini

VIDEO NEWS

×
DETIKNEWSATJEH Update
               
         
close