KOTA LANGSA – DETIKNEWSATJEH
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa telah menyalurkan bantuan daging Meugang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada para camat dan geuchik di seluruh wilayah Kota Langsa. Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBK Tahun Anggaran 2026, Rabu, 25 Maret 2026
Bantuan tersebut tidak hanya sebagai wujud kepedulian pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga upaya memperkuat solidaritas sosial masyarakat setelah sejumlah wilayah di Langsa dilanda banjir beberapa bulan yang lalu.
Sebanyak 71 ekor sapi didistribusikan kepada 66 gampong yang tersebar di 5 kecamatan di wilayah Kota Langsa. Dari jumlah tersebut, terdapat 5 gampong yang menerima tambahan masing-masing 1 ekor sapi karena jumlah penduduk yang lebih besar, yaitu Gampong Paya Bujok Seulemak, Paya Bujok Tunong, Jawa, Teungoh, dan Matang Seulimeng.
Salah satu gampong yang telah menyampaikan bantuan kepada masyarakat adalah Gampong Asam Peutik. Bantuan daging Meugang yang juga diperuntukkan bagi Idul Fitri disalurkan dari Presiden RI dan Walikota Langsa kepada fakir miskin setempat.
"Kami telah secara langsung menyalurkan bantuan ini kepada yang berhak," ujar PJ Geuchik Gampong Asam Peutik, Riza Arizona, S.Pd.
Hasil konfirmasi pihak media dengan Plt. Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Langsa, Erni Yanti, S.STP, MSP, mengonfirmasi penyaluran bantuan 71 ekor sapi untuk Meugang Ramadhan 2026.
" Alhamdulillah kita Kota Langsa mendapatkan Bantuan Bapak Presiden Prabowo Subianto ke dua,
Sebagaimana sama halnya dengan bantuan sapi/lembu jelang ramadhan maka kebijaksanaan Bapak Walikota adanya penambahan agar 66 Gampong dapat merasakan walaupun tidak semua Karena 61 Gampong 1 ekor dan 5 Gampong 2 ekor (yaitu Gampong teungoh, PB seulemak , PB tunong, Jawa dan matang Seulimeng)
Lanjut nya Ibuk Kadis Pertanian Erni : Dalam administrasi kami berusaha melaksanakan dengan kehati hatian, Dan harap dimaklumi kami berkonsultasi dengan pejabat yang berwenang, maka menanti lanjutan pernyataan para geuchik mengetahui camat bahwa diluar moment Meugang masyarakat masih membutuhkan bantuan sapi (lembu) dimaksud, " ungkap nya.(Ar)
