| Foto : Acara Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 |
Kegiatan yang digelar Bhayangkari Cabang Aceh Tenggara tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Jajaran Polres Aceh Tenggara bersama keluarga besar Bhayangkari, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membaur dalam satu kegiatan yang tidak sekadar mengedepankan aktivitas fisik, tetapi juga memperkuat ikatan silaturahmi.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tenggara beserta para istri.
Tidak ada sekat di antara para peserta. Seragam kedinasan yang biasanya melekat dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing seakan berganti dengan suasana santai dan kekeluargaan. Para peserta mengikuti rangkaian olahraga bersama dengan penuh semangat, sesekali diselingi tawa dan canda yang membuat suasana semakin meriah.
Bagi keluarga besar Polres Aceh Tenggara, momentum HKGB ke-74 ini memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan olahraga.
Di balik gerakan olahraga dan kebersamaan yang tercipta, tersimpan pesan penting tentang pentingnya menjaga hubungan baik, membangun komunikasi serta memperkuat sinergi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda.
Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di tengah masyarakat. Sebab, koordinasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui rapat-rapat formal, tetapi juga dapat tumbuh dari interaksi sederhana dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.
Momentum seperti inilah yang kemudian dimanfaatkan keluarga besar Polres Aceh Tenggara untuk semakin mendekatkan hubungan dengan para pemangku kepentingan di daerah.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo melalui Kasi Humas Ipda Patar mengatakan, olahraga bersama dalam rangka HKGB ke-74 menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sekaligus membangun kebersamaan di antara seluruh unsur yang hadir.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai, sehingga komunikasi dan hubungan personal dapat terbangun semakin baik.
“Kegiatan seperti ini memberikan suasana yang lebih dekat dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat silaturahmi antara Polres Aceh Tenggara dengan Pemerintah Daerah serta unsur Forkopimda,” ungkap Ipda Patar.
Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara Polri, pemerintah daerah dan unsur Forkopimda merupakan modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Menurutnya, sinergi tidak cukup hanya dibangun dalam menjalankan tugas, tetapi juga perlu dirawat melalui komunikasi dan kebersamaan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kebersamaan dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik ini terus dipertahankan. Dengan komunikasi dan hubungan yang semakin erat, tentu akan semakin mendukung pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, peringatan HKGB ke-74 juga menjadi ruang bagi Bhayangkari untuk menunjukkan peran pentingnya sebagai bagian dari keluarga besar Polri.
Bhayangkari tidak hanya hadir sebagai pendamping anggota Polri, tetapi juga menjadi bagian yang ikut menopang semangat, keharmonisan dan ketahanan keluarga dalam mendukung pelaksanaan tugas para suami.
Melalui kegiatan olahraga bersama tersebut, semangat kebersamaan itu kembali ditegaskan. Para peserta tidak hanya diajak menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga membangun energi positif melalui interaksi, kebersamaan dan suasana yang penuh keakraban.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antara Polres Aceh Tenggara dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan Forkopimda terus dibangun dalam semangat kolaborasi.
Bagi masyarakat, hubungan yang harmonis antarunsur pimpinan daerah tentu menjadi sesuatu yang penting. Sebab, ketika komunikasi dan koordinasi berjalan baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat dihadapi secara bersama-sama.
Dari lapangan apel Mapolres Aceh Tenggara, pesan itu terlihat sederhana: olahraga dapat menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, tetapi kebersamaanlah yang menjadi kekuatan utama.
Tawa, senyum dan semangat yang hadir dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa sinergi dapat tumbuh dari hal-hal sederhana. Tidak selalu melalui forum resmi, tetapi juga melalui kesempatan untuk duduk bersama, bergerak bersama dan menikmati suasana kekeluargaan.
Peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026 akhirnya bukan hanya menjadi agenda seremonial bagi keluarga besar Bhayangkari Cabang Aceh Tenggara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali merawat tali silaturahmi, memperkuat kekompakan serta memperkokoh sinergi antara Polri, Bhayangkari, Pemerintah Daerah dan Forkopimda.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, keluarga besar Polres Aceh Tenggara berharap hubungan yang telah terjalin semakin kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara.
Karena pada akhirnya, kebersamaan bukan hanya tentang hadir dalam satu kegiatan, tetapi tentang bagaimana setiap unsur dapat berjalan bersama untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.