Notification

×

Kategori Berita

Tags


Kode Iklan Disini

Indeks Berita

Bupati Al-Farlaky Lantik 106 Geuchik Gelombang III Di Aceh Timur

Senin, 23 Februari 2026 | Februari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-02-23T12:31:11Z
Pengunjung: 1304
DetikNewsAtjeh
Aceh Timur , 23 Februari 2026 – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, secara resmi melantik 106 geuchik hasil pemilihan gelombang III dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Aceh Timur, Senin (23/2/2026). Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
 
Pelantikan kali ini memiliki catatan khusus. Dari 106 geuchik yang dilantik, terdapat satu geuchik perempuan terpilih yang menjadi geuchik perempuan pertama pada era kepemimpinan Bupati Al-Farlaky di Kabupaten Aceh Timur.
 

Dalam pidatonya, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara pribadi, keluarga, maupun kepada masyarakat. Menurutnya, geuchik memiliki tanggung jawab strategis karena merupakan pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakat di level gampong.
 

"Apakah kita menjadi kepala desa hanya menjalankan rutinitas dan menjadi simbol selama enam tahun masa jabatan? Atau benar-benar hadir mengayomi, mengelola, dan menjaga masyarakat?" tegas Bupati.
 
Oleh karena itu, Bupati meminta para geuchik untuk benar-benar menguasai data wilayah masing-masing secara akurat, mulai dari jumlah penduduk, dusun, keluarga miskin dan fakir, hingga kondisi sosial lainnya seperti anak yatim, ASN, dan warga terdampak bencana. Akurasi data ini penting untuk menghindari tudingan yang menyudutkan geuchik dalam hal penyaluran bantuan, pembuatan surat keterangan, maupun penanganan bencana.
 
Bupati juga mengingatkan agar geuchik berperan aktif menyelesaikan persoalan di tingkat desa melalui mekanisme adat dan musyawarah mufakat, dengan melibatkan tuha peut dan unsur lainnya. Persoalan kecil tidak boleh langsung dilimpahkan ke tingkat yang lebih tinggi agar pemerintahan berjalan efektif. Selain itu, geuchik diminta untuk mengikuti perkembangan teknologi dan mengekspos kemajuan pembangunan di gampong sebagai bentuk transparansi.
 
Bupati juga mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan menggelar rapat koordinasi terpadu yang bersifat wajib dan tidak boleh diwakilkan di Gedung Idi Sport Center. Rapat ini akan membahas isu strategis seperti penanganan bencana, penguatan pelatihan terpusat, dan pelaksanaan surat edaran Bupati terkait gotong royong. Selain itu, Bupati menegaskan kembali pentingnya pembentukan pageu gampong untuk pengawasan anak-anak usia sekolah agar tidak berkeliaran pada malam hari.
 
"Tiga gelombang, sebanyak 212 geuchik sudah kita lantik. Kita ingin semua sejalan dalam membangun Kabupaten Aceh Timur tercinta," kata Al-Farlaky.
 
Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut menyerahkan bantuan handy talky (HT) kepada seluruh geuchik sebagai alat komunikasi internal pemerintahan desa. HT tersebut difungsikan untuk koordinasi langsung dengan Bupati, terutama dalam kondisi darurat seperti banjir, kebakaran, atau saat sinyal bermasalah. Jaringan HT sudah dipasang sehingga dapat terhubung ke seluruh wilayah Aceh Timur.
 
"Ini akan memudahkan koordinasi jika sewaktu-waktu sinyal bermasalah. Saya berharap kepala desa menjaga dan merawatnya dengan baik agar komunikasi kita tidak terputus," pungkas Bupati Al-Farlaky.
 
 



Sumber : 
Dinas Komunikasi dan Informatika
Kabupaten Aceh Timur

VIDEO NEWS

SUBCRIBE US

×
DETIKAJTEH Update
               
         
close
   
       
 
!-- start webpushr code -->