![]() |
| Foto : Kegiatan tradisi korps penerimaan 538 personel Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 957/Lebah Uteun yang digelar di Desa Lae Bangun |
Aceh Singkil - DetikNewsAtjeh
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Singkil menghadiri kegiatan tradisi korps penerimaan 538 personel Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 957/Lebah Uteun yang digelar di Desa Lae Bangun, Kecamatan Suro Makmur, Aceh Singkil.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0109/Aceh Singkil bersama unsur Forkopimda sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan satuan baru yang akan bertugas di wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Tradisi korps ini menjadi momen penting dalam perjalanan Yon TP 957/Lebah Uteun sebagai satuan baru di lingkungan TNI. Dalam tradisi militer, prosesi tersebut memiliki makna simbolis sebagai bentuk kehormatan, kebanggaan, sekaligus peneguhan komitmen para prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sebanyak 538 personel Yon TP 957/Lebah Uteun secara resmi diterima melalui prosesi tradisi satuan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat sekitar yang memberikan dukungan terhadap kehadiran satuan baru tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan pasukan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan tradisi satuan yang menjadi tanda resmi bergabungnya para prajurit ke dalam keluarga besar Batalyon Teritorial Pembangunan 957/Lebah Uteun.
Prosesi tersebut juga menjadi simbol dimulainya pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas di wilayah Aceh Singkil.
Kehadiran Yon TP 957/Lebah Uteun diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
Selain memiliki tugas menjaga pertahanan wilayah, Batalyon Teritorial Pembangunan juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat melalui kegiatan pembinaan teritorial, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap pembangunan daerah.
Momentum penerimaan personel ini menjadi langkah awal bagi para prajurit untuk mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Aceh Singkil, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terciptanya wilayah yang aman, kondusif, dan sejahtera. [Red]







