Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

ACEHTENGARA – detiknewsatjeh// Senyum warga mewarnai rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (24/9/2026).

Di tengah agenda peresmian puluhan fasilitas air bersih untuk masyarakat, sebuah aktivitas kesehatan menarik perhatian Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo. Bukan seremoni besar, melainkan pelayanan sederhana yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat: Unit Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara.

Kegiatan tersebut hadir bersamaan dengan peresmian secara simbolis 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih yang dipusatkan di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Bhayangkari Peduli, terutama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan di tengah kondisi wilayah yang terdampak bencana alam dan masih menjalani proses pemulihan.

Ny. Juliati Sigit Prabowo hadir didampingi Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Martha Dedi Prasetyo, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Sari Ruddi, serta jajaran pengurus Bhayangkari.

Setelah prosesi peresmian, perhatian kemudian beralih ke lokasi pelayanan kesehatan. Ketua Umum Bhayangkari bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi dan melihat secara langsung aktivitas pelayanan gigi keliling yang diberikan tim Polres Aceh Tenggara.

Tim pelayanan gigi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tenggara, Ny. Novi Rujianto, yang juga seorang dokter gigi.

Di lokasi, pelayanan diberikan secara langsung kepada masyarakat. Kehadiran tim dari Aceh Tenggara itu menjadi gambaran bahwa kepedulian Bhayangkari dalam rangka HKGB ke-74 tidak berhenti pada pembangunan fasilitas dasar, tetapi juga menyentuh kebutuhan kesehatan warga.

Momen kunjungan Ny. Juliati Sigit Prabowo ke unit pelayanan gigi tersebut pun menjadi perhatian tersendiri. Di tengah rangkaian kegiatan yang sarat dengan agenda seremoni, pelayanan kesehatan justru menghadirkan suasana yang lebih dekat dengan masyarakat.

Ada interaksi, ada pelayanan, dan ada upaya memberikan manfaat secara langsung kepada warga.

Konsep pelayanan keliling itu juga menjadi penting karena membawa layanan kesehatan lebih dekat kepada masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses untuk mendapatkan pemeriksaan gigi.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., melalui Kasi Humas Ipda Patar, mengatakan kehadiran Unit Pelayanan Gigi Keliling merupakan salah satu bentuk kepedulian Polres Aceh Tenggara melalui Bhayangkari untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

«“Kegiatan ini menjadi momentum untuk menghadirkan kepedulian dalam bentuk yang nyata. Di satu sisi masyarakat mendapatkan dukungan fasilitas air bersih, dan di sisi lain pelayanan kesehatan juga kita hadirkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ujar Ipda Patar.»

Peresmian 82 sumur bor dan instalasi air bersih menjadi langkah konkret dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Aceh Tamiang.

Namun, di sela-sela aliran air bersih yang mulai dapat dimanfaatkan warga, hadir pula pelayanan yang menyentuh kebutuhan lain yang tak kalah penting: kesehatan.

Dari air bersih hingga layanan kesehatan, semangat HKGB ke-74 di Aceh Tamiang menunjukkan bahwa kepedulian dapat hadir dalam banyak bentuk—dan yang paling berarti adalah ketika manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lebih baru Lebih lama