![]() |
| Foto : Sekretaris Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Yahdi Hasan |
Banda Aceh — DetikNewsAtjeh
Sekretaris Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Yahdi Hasan menerima penghargaan bergengsi Tokoh Inspiratif Pejuang Aspirasi Masyarakat Wilayah Tengah Aceh dalam ajang SMSI Aceh Award 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Malam Anugerah SMSI Aceh 2026 yang berlangsung di Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas kiprah, dedikasi, serta kontribusi Yahdi Hasan dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dari kawasan Tengah Aceh.
Yahdi: Penghargaan Jadi Motivasi untuk Lebih Peduli
Menerima penghargaan tersebut, Yahdi Hasan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Baginya, penghargaan bukan sekadar bentuk apresiasi atas apa yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Penghargaan ini nanti insyaallah mudah-mudahan akan menjadi motivasi kami kembali lebih peduli tentang pekerjaan-pekerjaan yang ada di daerah,” kata Yahdi.
Ia menilai penghargaan tersebut membawa pesan penting agar kerja-kerja memperjuangkan kepentingan masyarakat terus dilakukan secara konsisten.
Bagi Yahdi, jabatan sebagai anggota legislatif bukan hanya berkaitan dengan fungsi politik dan kelembagaan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab untuk memastikan suara masyarakat tersampaikan dalam proses pembangunan.
Perjuangkan Aspirasi agar Masuk Program Pembangunan
Yahdi menegaskan, sebagai anggota DPRA, dirinya memiliki tanggung jawab menyerap berbagai aspirasi masyarakat dari daerah dan menyampaikannya kepada Pemerintah Aceh.
Aspirasi tersebut, menurutnya, diharapkan tidak berhenti sebatas penyampaian atau pencatatan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Insyaallah mudah-mudahan kita juga sebagai penampung aspirasi dan untuk kita sampaikan kepada Pemerintah Aceh untuk dibangun,” ujarnya.
Menurut Yahdi, kebutuhan pembangunan setiap wilayah di Aceh memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan kondisi, kebutuhan serta aspirasi masyarakat di masing-masing daerah.
Salah satu kawasan yang dinilai membutuhkan perhatian berkelanjutan adalah wilayah Tengah Aceh.
Ia berharap pembangunan kawasan tersebut terus diperkuat sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata.
20 Tokoh dan Institusi Raih SMSI Aceh Award 2026
SMSI Aceh Award 2026 tidak hanya memberikan penghargaan kepada Yahdi Hasan. Sebanyak 20 tokoh dan institusi, termasuk Yahdi, mendapat apresiasi dalam ajang tersebut.
Para penerima penghargaan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pemerintahan, legislatif, dunia usaha, sektor energi, sosial kemasyarakatan hingga institusi penegakan hukum.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki kiprah, dedikasi, inovasi serta kontribusi bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat Aceh.
Yahdi Hasan turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua SMSI Aceh Aldin NL beserta jajaran dan seluruh keluarga besar SMSI Aceh.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus SMSI Aceh periode 2026–2030 yang baru.
Aldin NL: Award Harus Jadi Energi untuk Terus Berkontribusi
Ketua SMSI Aceh Aldin NL menegaskan bahwa SMSI Aceh Award 2026 tidak semata-mata menjadi seremoni pemberian penghargaan.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar para tokoh dan institusi penerima terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Aceh.
“SMSI Award diharapkan menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus berkontribusi, berinovasi dan menghadirkan gagasan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan Aceh,” ujar Aldin.
Ia berharap para penerima penghargaan tidak berhenti pada capaian yang telah diraih, tetapi terus meningkatkan kontribusi di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah.
Perkuat Perjuangan Aspirasi Masyarakat Tengah Aceh
Penghargaan yang diterima Yahdi Hasan menjadi energi baru untuk memperkuat peran legislatif dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Khususnya bagi masyarakat di kawasan Tengah Aceh, penghargaan tersebut diharapkan semakin mendorong perhatian terhadap kebutuhan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Pembangunan Aceh, pada akhirnya, membutuhkan kolaborasi berbagai elemen. Masyarakat, pemerintah, legislatif, dunia usaha, media dan unsur lainnya memiliki peran masing-masing dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.
Bagi Yahdi Hasan, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan pengingat untuk terus bekerja, mendengar suara masyarakat dan membawa aspirasi daerah ke dalam agenda pembangunan Aceh.[Red]
